Selasa, 28 Februari 2012

Kuah Kelinci



Beberapa orang dari desa lain sudah mengenal Nasrudin, mereka datang ke Aksehiruntuk urusan dagang. Suatu hari mereka berkunjung dan mengetuk pintu rumah Nasrudin.
Nasrudin, saat kami berada di kota, kami berfikir sebaiknya kami mengunjungimu. Dan ini ada seekor kelinci sebagai tanda hormat kami kepadamu.”
Nasrudin senang akan kedatangan tamu-tamunyadan sebagai kebiasaan orang Turki, Nasrudin mengundang mereka untuk makan malam. Istri Nasrudin memasak kelinci dan mereka makan makanan yang lezat. Beberapa hari kemudian, ada orang yang mengetuk pintu rumah lagi. Nasrudin tidak tahu siapa mereka, kemudian mereka memperkenalkan diri.
Nasrudin, kami adalah sanak keluarga dari orang yang membawakan kelinci kepadamu kemarin,” kata mereka.
Mereka kebetulan lewat ke Aksehir dan berfikir untuk mampir. Nasrudin dan istrinya mempersilahkan mereka dan melayani dengan baik, mereka menyediakan sup untuk makan malam.
Ini adalah kuah dari kelinci itu!” Nasrudin menjelaskan.
Beberapa hari kemudian, ada rombonganorang asing datang ketempat Nasrudin.
Kami datang dari tetangga desa dari orang yang membawakanmu kelinci.” Kata mereka.
Nasrudin tidak punya pilihan dan membiarkan mereka masuk. Ketika waktunya makan malam, Nasrudin membawakan panic besar yang penuh dengan air ke atas meja.
Apa ini Nasrudin?” Tanya sang tamu dengan nada tidak senang.
Ini adalah kuah dari kuah kelinci.” Bentak Nasrudin.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review